Pemandangan Umum Fraksi NASDEM Atas RAPBD Ngada Tahun Anggaran 2017

“ SALAM RESTORASI “

Mengawali Pemandangan Umum Fraksi Partai NASDEM DPRD Kabupaten Ngada dalam menanggapai Nota Keuangan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Ngada, Fraksi Partai NASDEM mengajak kita semua untuk manaikkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Esa atas anugerah dan berkatNya sehingga kita dapat hadir di ruangan yang terhormat ini dalam keadaan sehat walafiat.

Setelah Fraksi Partai NASDEM membaca dan mempelajari secara cermat terhadap Dokumen KUA/PPAS, Fraksi Partai NASDEM DPRD Kabupaten Ngada perlu memberikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Ngada dan seluruh jajarannya yang telah menyusun dan mengalokasikan anggaran yang benar-benar sangat menyentuh kebutuhan masyarakat dengan 3 (tiga) tekad untuk mencapai kesejahteraan masyarakat antar lain: Zala Ziro Zaro, Wae Gibho Gabho dan Dara Riro Raro.

Sebelumnya Fraksi Partai NASDEM menanggapi Kebijakan Umum Anggaran Pendapatn dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017, Fraksi perlu menyoroti kegiatan-kegiatan proyek Tahun Anggaran 2016, dimana berdasarkan pemantauan DPRD Kabupaten Ngada pada saat kunjungan kerja ke kecamatan-kecamatan atau desa-desa masih menemui hal-hal sebagai berikut:

Bidang Kesehatan.

Pertama, masyarakat masih mempertanyakan tentang masalah Kartu JKMN apakah masih berlaku atau tidak, mohon penjelasan. Kedua, meminta kepada Pemerintah untuk menjelaskan kematian Ibu melahirkan tahun 2016 yang berjumlah 54 orang dan kematian anak berjumlah 3 orang. Ketiga, mohon penjelasan bagaimana meningkatkan kualitas pelayan kesehatan dasar dan rujukan.

Bidang Pendidikan

Pertama, Fraksi Partai NASDEM masih mempertanyakan proses pemotongan sertifikasi guru. Dimintakan kepada Pemerintah perlu adanya tanda-tanda bukti pemotongan sertifikasi guru tersebut. Kedua, Fraksi Partai NASDEM DPRD Kabupaten Ngada meminta agar dalam menentukan kelulusan guru BOSDIK tidak boleh terjadinya politisasi. Ketiga, para guru yang diterima sebagai tenaga pengajar perlu adanya sertifikasi guru.

Bidang Pekerjaan Umum

Fraksi Partai NASDEM masih tetap mempertanyakan beberapa kegiatan pembangunan infrastruktur jalan khusus melalui Penunjukan Langsung (PL), antara lain: Peningkatan jalan Ritabhara Desa Nabelena Kecamatan Bajawa Utara sampai dengan hari ini belum ada tanda-tanda kegiatan. Demikian juga dengan jalan masuk PUSKESMAS Natarandang Desa Wue Kecamatan Wolomeze juga sampai saat ini belaum ada tanda-tanda kegiatan.

 

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa

dan Pemberdayaan Perempuan (BPMPD-PP)

Berdasarkan hasil pemantauan dari Fraksi Partai NASDEM DPRD Kabupaten Ngada sebagian besar dari Pemerintah Desa sampai saat ini belum mencairkan dana baik ADD APBN maupun ADD APBD belum mencapai 100 persen. Fraksi meminta penjelasan pemerintah, bagaimana jika sampai akhir tahun 2016 serapan dana ini tidak mencapai 100 persen? Apakah akan dikembalikan ke kas daerah ataukah ada mekanisme yang lain?

 

Bidang PPKAD

Berdasarkan kunjungan kerja ke beberapa kelompok yang mendapat bantuan sosial sampai dengan saat ini dana bantuan belum dicairkan.

Selanjutnya, dalam menanggapi Rancangan Nota Keuangan Fraksi Partai NASDEM DPRD Kabupaten Ngada, Fraksi meminta penjelasan pemerintah terhadap beberapa hal antar lain: penurunan jumlah pendapat daerah Rp. 800.424.974.455 atau berkurang 4,3 persen dibandingkan dengan Tahun Anggaran 2016  dan penurunan Dana Perimbangan sebesar Rp. 641.423.453.844 atau menurun 5 persen dibandingkan dengan Tahun Anggaran 2016.

Sejalan dengan Visi dan Misi Bupati dan wakil Bupati Ngada, maka dari Fraksi Partai NASDEM DPRD Kabupaten Ngada memberikan beberapa pokok pikiran tentang pembangunan infrastruktur di wilayah kantung-kantung produksi, khususnya beberapa kecamatan berikut ini:

Pertama, Kecamatan Aimere: pembangunan sarana prasarana dan drainase dalam ibukota kecamatan Aimere; dan peningkatan jalan serta pembangunan jembatan dari ibukota kecamatan Aimere menuju ke desa-desa yang terdapat kantung produksi seperti jalan Waemokel – Teni.

Kedua, Kecamatan Bajawa: Peningkatan jalan Waturutu – Bogenga ( Hotmix) dan Rehab 3 (tiga) ruangan kelasa SDI Bogenga.

Ketiga, Kecamatan Wolomeze: lanjutan pembangunan ruas jalan Ulukeja – Tanalai, lanjutan pembangunan ruas jalan Kurubhoko – Mawu, lanjutan pembangunan ruas jalan pertigaan masuk PUSKESMAS Natarandang sampai dengan Kampung Wue lama – Ngurudara – Welas, Peningkatan jalan Poma – Pomarera – Sekujawa dan Tele foord ruas jalan Welas – Desa Denatana – Ndekundenu – Desa Mainai.

Demikian pendapat akhir Fraksi Partai NASDEM DPRD Kabupaten Ngada  dalam menanggapi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Ngada Tahun Anggaran 2017. Fraksi  menyatakan MENERIMA Rancangan Nota Keuangan ini untuk dibahas dalam masa sidang ini.***